Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat Menerima Kunjungan Tim Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dalam Rangka Konsultasi Review Regulasi Bidang Pendidikan di Kabupaten Sumedang

Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat Menerima Kunjungan Tim Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dalam Rangka Konsultasi Review Regulasi Bidang Pendidikan di Kabupaten Sumedang

Sumedang/Dok BBPMP Jawa Barat

Padalarang, BBPMP Provinsi Jawa Barat—Dalam rangka memberikan pendampingan dan advokasi Asimetris bagi Pemerintah Daerah, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat, menerima kunjungan kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Rabu 18 Januari 2023. 

 Tim Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang terdiri atas Bapak Dani Setiawan, S.Pd., M.Pd (Kepala Bidang SD), Bapak Yudi Purwana, S.Pd., M.Pd. (Kepala Bidang SMP), Bapak Indra Wahyudinata, S.Sos.,M.Si (Kepala Bidang Sarana Prasarana) dan Bapak Sigit Stepanus Sitepu, S.Kom (Pranata Komputer) diterima langsung oleh Ibu Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd, selaku Kepala dan Bapak Mardi Wibowo, S.S., M.AP, selaku Kepala Bagian Umum BBPMP Provinsi Jawa Barat, beserta tim.

 Selaku pimpinan rombongan, Bapak Yudi Purwana menyampaikan tujuan kunjungan kali ini untuk berkoordinasi dan berdiskusi perihal urgensi mereview dan merevisi regulasi bidang pendidikan sehingga bisa mengakomodasi program Pemerintah Pusat dan sekaligus bisa mengakomodasi kebutuhan daerah.  Kabupaten Sumedang sudah memiliki Perbup No.123 tahun 2022 tentang Program Transformasi Program Sekolah Simpati yang meliputi 1) Transformasi Peserta Didik, 2) Transformasi Kurikulum 3) Transformasi Digital, dan 4) Transformasi PTK.  Namun demikian, disampaikan olehnya bahwa salah satu kebutuhan daerah yang urgen untuk segera dibuatkan payung hukumnya adalah manajemen talenta bagi guru dan kepala sekolah sebagai bagian dari upaya pembinaan kepada pendidik dan tenaga kependidikan di Kabupaten Sumedang.

 Kepala Bagian Umum dan Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Bapak mardi Wibowo dalam sambutan penerimaannya menyatakan  sangat menyambut baik inisiatif diskusi yang digagas oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, sekaligus mengapresiasi terobosan-terobosan yang sudah dilakukan oleh Pemda Kabupaten Sumedang.  BBPMP Provinsi Jawa Barat sangat mendukung dan siap memfasilitasi dalam memberikan masukan dalam perumusan regulasi-regulasi Pemerintah Daerah sebagai bagian dari ikhtiar penjaminan mutu pendidikan.  Harapannya, langkah awal yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang bisa menjadi inspirasi bagi Pemerintah Daerah lainnya dalam melakukan hal serupa.

 Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Ibu Dra. Sri Wahyuningsih, yang juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang. Selain itu, Ibu Sri Wahyuningsih menggarisbawahi dan mengapresiasi digitalisasi yang sudah dilakukan oleh Pemda Sumedang, yang sudah menghasilkan aplikasi yang bisa membantu penurunan angka stunting dan sudah mendapatkan apresiasi  langsung dari Presiden RI.  Ibu Sri Wahyuningsih menyampaikan bahwa Pemerintah sangat membutuhkan gerakan-gerakan dari bawah yang akan berdampak pada pencapaian visi, misi daerah, regional, dan nasional.  Disampaikan oleh Ibu Sri, bahwa semua elemen harus bergerak bersama, merubah mindset untuk mencapai visi misi bersama, termasuk dalam mengatasi tantangan yang masih besar di Jawa Barat yaitu perundungan, kekerasan dan intoleransi yang masih tinggi di lingkungan sekolah.

 Ditambahkan pula oleh Bapak Dani Setiawan, bahwa digitalisasi yang sudah diterapkan di Dinas Pendidikan mencakup juga monitoring terhadap capaian program Prioritas Kemdikbudristek.  Disampaikan bahwa Dinas Pendidikan sudah mengembangkan Dasboard lokal yang bisa memantau progres capaian Rapor Pendidikan, Aktivasi Akun Pembelajaran, maupun penyelesaian Pelatihan Mandiri di Platform Merdeka Mengajar.  Dengan Dashboard lokal ini dinas pendidikan, pengawas dan sekolah bisa bersama-sama memantau progres capaian tersebut berdasarkan pengawas/penilik pembina maupun wilayah. 

 Selanjutnya, diskusi antara tim Dinas Pendidikan, tim PMO dari BBPMP Provinsi Jawa Barat dan konsultan mengerucut pada 3 (tiga) regulasi bidang pendidikan yang sudah diterbitkan yaitu a) Perbup No.123 tahun 2022 tentang Program Transformasi Sekolah Simpati, b)     Perbup No.126 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Standar pelayanan Minimum PAUD, dan Perbup No.73 tahun 2011 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar.  Bapak Dwi Joko Widiyanto, konsultan BBPMP Provinsi Jawa Barat, menyampaikan masukan terkait perlunya menguatkan regulasi terkait Standar Pelayanan Minimal dengan memasukan kebijakan manajemen talenta kedalamnya. 

 Hasil diskusi tim merekomendasikan beberapa hal diantaranya: 1) Perbup No.123 tahun 2022 tentang Program Transformasi Sekolah Simpati tetap dipertahankan dan tidak direvisi, karena dipandang masih sangat relevan dalam menerjemahakan kebijakan Merdeka Belajar di daerah; 2) Merancang Perbup tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan yang mencakup jenjang PAUD dan Pendidikan Dasar (termasuk Pendidikan Masyarakat) dengan berpatokan pada Permendikbud 32/2022 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan dan mengelaborasikan dengan pola manajemen talenta sebagai bagian pembinaan kualitas PTK di Kabupaten Sumedang.

 Menutup sesi diskusi, Kepala Bagian Umum menyampaikan dukungan bagi Pemda Sumedang untuk segera menuntaskan Perbup SPM Pendidikan sehingga bisa menjadi best practice kabupaten/kota yang akan dijadikan sasaran pendampingan penyusunan regulasi daerah.

BBPMP Provinsi Jawa Barat senantiasa siap untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah lainya untuk mengawal program-program pendidikan, baik program Pusat maupun pengembangan program daerah, sebagai upaya bersama dalam membangun pendidikan yang berkualitas untuk menghadirkan pelajar Pancasila yang siap berkarya di tingkat lokal, maupun global.  (Tintin Kartini/Widyaprada BBPMP Provinsi Jawa Barat)

 

Kunjungan Kerja BBPMP Provinsi DKI Jakarta

Kunjungan Kerja BBPMP Provinsi DKI Jakarta

BBPMP Prov Jabar – BPMP provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja dan koordinasi dalam rangka perumusan strategi dan penyusunan bahan fasilitasi pelaksanaan Penjaminan dan Peningkatan Mutu Pendidikan di Provinsi DKI Jakarta, khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan DIKMAS) ke BBPMP Provinsi Jawa Barat.

Sebagai pengantar, Kepala Bagian Umum BBPMP Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuningsih, membuka acara dengan perkenalan dari setiap personal yang menyambut tim beserta peran dan tugasnya di lembaga. 

Dalam sambutannya, Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat membuka dengan hasil capaian Peningkatan Mutu Pendidikan di Jawa Barat khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia DIni di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2022. Secara umum, berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh BBPMP Provinsi Jawa Barat berkaitan implementasi kebijakan kementerian telah berjalan dengan baik.

Lebih lanjut Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat memberikan arahan sekaligus apresisi tinggi kepada langkah kerja segenap pihak terutama ketiak berkoordinasi dengan stakeholder di daerah, baikk dengan Dinas Pendidikan Kb./Kota maupun dengan Satuan Pendidikan.

Ke depan Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat berharap mampu meningkatkan kualitas berbagai layanan kepada dinas pendidikan dan satuan pendidikan. Serta mampu meningkatkan langkah kerjasama dengan berbagai lembaga termasuk dengan BPMP Provinsi DKI Jakarta dengan saling menyampaikan desiminasi pengalaman baik di masing-masing wilayah.

Leadership Development Progam (LDP) bagi Kepala UPT Kemendikbudristek

Leadership Development Progam (LDP) bagi Kepala UPT Kemendikbudristek

BBPMP Prov. Jabar – Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd. mengikuti kegiatan Leadership Development Progam (LDP) bagi Kepala UPT Kemendikbudristek. Peserta terdiri dari 34 Kepala BBPMP/BPMP, 33 BBGP/BGP, 7 BBPPMPV. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 12 s.d 15 Desember Tahun 2022 yang bertujuan untuk meningkatkan peran para kepala UPT dalam menjalankan peran sebagai penggerak, innovator dan advokasi kepada pemerintah daerah, serta penjaminan mutu pendidikan dapat berjalan secara optimal.

Secercah Harapan Denyut Nadi Pendidikan di Lokasi Gempa Cianjur melalui Kelas Tenda Darurat

Secercah Harapan Denyut Nadi Pendidikan di Lokasi Gempa Cianjur melalui Kelas Tenda Darurat

Terbatasnya ketersedian tenda kelas baik dari Kemendikbudriatek, kementerian/lembaga maupun NGO, BBPMP Jabar melakukan terobosan dengan pendirian kelas tenda darurat ramah lingkunga dengan menggunakan terval dan bambu. Beberapa sekolah di daerah pegunungan telah dibangun tenda kelas darurat. SDN Pasir Muncang Kec. Cugenang, SDN Loji, SDN Panyaweyan Kec. Pacet Kab. Cianjur

BBPMP Provinsi Jawa Barat mengucapkan Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada:
1. Keluarga Besar BPMP Prov. Bangka Belitung
2. Keluarga Besar BBPMP Prov. Jawa Tengah
3. Keluarga Besar BPMP Prov. Lampung
4. Keluarga Besar BPMP Prov. NTB
5. Keluarga Besar BBPMP Prov. Sulawesi Tengah
6. SMPN 1 Terbanggi Besar, Prov. Lampung

Semua sumbangan telah kami serahterimakan untuk membantu berbagai upaya percepatan pemulihan pendidikan di Kab. Cianjur Pasca Gempa.

Semoga Allah swt membalas semua amal kebaikan dengan berlipat ganda dan memulihkan Cianjur dengan segera, aamiin yra…

#cianjurbangkit
#pendidikanprioritas
#memanuasiakanmanusia
#relawankeren
#pray4cianjur
#bersamakitakuat

Visitasi Penilaian Mandiri Keterbukaan Informasi Publik di BBPMP Provinsi Jawa Barat

Visitasi Penilaian Mandiri Keterbukaan Informasi Publik di BBPMP Provinsi Jawa Barat

Kab. Bandung Barat. Pada hari senin tanggal 12 Desember 2022 bertempat di BBPMP Provinsi Jawa Barat Jl. Raya batujajar KM 2 No. 90, telah dilaksanakan visitasi Penilaian Mandiri Keterbukaan Informasi Publik bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) oleh Tim Penilai KIP Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Tahun 2022. Visitasi berupa kunjungan oieh tim penilai terhadap 25 (dua puluh lima) PPID Kementerian untuk mengklarifikasi, memvalidasi, dan mengonfirmasi terhadap aspek-aspek penilaian yang belum tergambarkan. Tahapan ini akan menetapkan 10 (sepuluh) PPID Kementerian terbaik sekaligus pemberi layanan prima dalam pelayanan inlbrmasi publik di Kementerian Pendidikan.

Sebelum tahapan visitasi ini, telah dilaksanakan tahapan presentasi yang disampaikan oleh atasan langsung PPID dalam hal ini Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Ibu Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd, dihadapan tim Penilai KIP Kemdikbudristek 2022 yang terdiri atas Koordinator PPID Kemdikbudristek, Tim Pelaksana Koordinator PPID Kemdikbudristek, Komisioner Komisi Informasi Pusat atau yang mewakili, akademisi dan praktisis Keterbukaan Informasi Publik serta masyarakat. Tahapan ini merupakan tahapan untuk menilai inovasi dan kolaborasi dalam pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik yang disampaikan oleh 40 PPID Kemdikbudristek (yang memperoleh nilai tertinggi dalam pengisian Kuisioner Evaluasi Mandiri).

Kegiatan ini diselenggarakan Dalam rangka mengukur implementasi layanan informasi publik di Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) oleh Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID) Kemendikbudristek sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 41 Tahun 2020 tentang Layanan Informasi Publik di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selain itu, guna mendukung capaian reformasi birokrasi internal di Kemendikbudristek sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1227/M/2020 tentang Peta Jalan Reformasi Birokrasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024.

(nrb)