Perubahan Signifikan di Dunia Pendidikan Indonesia melalui Kebijakan Merdeka Belajar

Perubahan Signifikan di Dunia Pendidikan Indonesia melalui Kebijakan Merdeka Belajar

Narasumber, Panitia, dan Peserta Kegiatan Advokasi Aktivitas Komunitas Belajar dalam Rangka Transformasi Satpen oleh UPT

Kota Bandung, 160524, WK,- “Ke-26 Episode Merdeka Belajar itu adalah inline,” tegas Lanny Anggraini, salah seorang Tim Kerja PDM 4A di Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, ”demikian pula dengan Rapor Pendidikan ini,” sambungnya,” dari Rapor Pendidikan kita dapat menemukan capaian terendah suatu sekolah, akar permasalahannya apa, lalu sekolah melakukan identifikasi, refleksi, benahi perencanaan, dan benahi  implementasi,” urainya.

Lanny mengungkapkan, Kebijakan Merdeka Belajar telah mengubah dunia pendidikan di Indonesia secara signifikan, karena memuat alur transformasi yang runut dan menyeluruh. Dalam rapor pendidikan ini terdapat juga rekomendasi pemecahan permasalahan yang ada, cara-cara tersebut telah disusun di Kurikulum Merdeka yang menjunjung tinggi diferensiasi peserta didik, salah satunya dengan adanya platform merdeka mengajar sebagai alat bantu untuk peningkatan literasi dan numerasi. Tujuan akhir semua itu adalah peningkatan mutu pendidikan di satuan pendidikan.

Demikian Lanny, salah satu narasumber kegiatan Pemanfaatan Rapor Pendidikan dalam Rangka Transformasi Satuan Pendidikan Kepada Pemerintah Daerah yang diselenggarakan Tim Kerja 4, Data, Perencanaan, dan Penjaminan Mutu Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat  pada Rabu s.d. Jumat, 15 s.d. 17 Mei 2024 di Hotel Sukajadi Kota Bandung. Beliau berharap kegiatan diikuti dengan sungguh-sungguh agar para peserta dapat mengimbaskan ke daerah dan mengimplementasikan kebijakan merdeka belajar dengan sesungguhnya.

Sementara itu M. Dudi Solahuddin, Koordinator Tim Kerja 4 dalam sambutan pembukaannya, menyebutkan pada di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2023 terdapat  5.350 satuan pendidikan  yang belum login, 476 satuan pendidikan yang belum unduh, serta 4.330 satuan pendidikan yang terlambat login rapor pendidikan.

Oleh karenanya tujuan kegiatan ini adalah mengidentifikasi hambatan pemerintah daerah dalam login dan mengunduh rapor pendidikan, hambatan pemerintah daerah yang terlambat login dan mengunduh rapor pendidikan, serta meningkatkan pemahaman pemerintah daerah dalam memanfaatkan rapor pendidikan.

Diikuti oleh 27 orang Person In Charge (PIC) Rapor Pendidikan Satuan Pendidikan di Dinas Pendidikan, 27 orang pendamping Dinas Pendidikan Kabupaten Kota dan Provinsi di Jawa Barat, serta peserta internal dari BBPMP Provinsi Jawa Barat. (Mutia)

Festival Pendidikan Jawa Barat untuk Gelorakan kebijakan Merdeka Belajar

Festival Pendidikan Jawa Barat untuk Gelorakan kebijakan Merdeka Belajar

Bandung 16052024, WK – Dalam rangka menyemarakan Bulan Merdeka Belajar, Kepala Bagian(Kabag) Umum Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat Mardi Wibowo dan Kabag Umum Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat Romi Satria melaksanakan Audiensi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat pada Kamis (16/05).

Audiensi yang disambut baik oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat Wahyu Wijaya dan Plt. Sekretaris Disdik Jawa Barat Deden Saepul Hidayat ini bertujuan untuk menjelaskan sekaligus mengajak Disdik beserta Kepala Cabang Dinas (KCD) dan Satuan Pendidikan (Satdik) Provinsi Jawa Barat untuk ikut meramaikan Bulan Merdeka Belajar.

Pada Bulan Merdeka Belajar, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemdikbudristek yang berada di Jawa Barat akan menggelar Festival Pendidikan Jawa Barat yang merupakan kolaborasi seluruh UPT Kemdikbudristek dengan menghadirkan berbagai program sebagai bagian dari upaya negara hadir di tengah masyarakat sebagai upaya glorifikasi dan amplifikasi berbagai program dalam rangkaian Kebijakan Merdeka Belajar.

Selain mendukung dan siap berpartisipasi dalam Festival Pendidikan Jawa Barat Dinas Pendidikan Jawa Barat pun mengajukan untuk berperan aktif dalam kegiatan puncak.

“Kami mengajukan usul agar bisa mengisi ruang kelas untuk kegiatan-kegiatan edukasi dan juga booth tambahan untuk menampilkan praktik-praktik baik dari satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB menampilkan karya-karya inovasi pembelajaran,” tutur Wahyu.

Dengan Tema “Bagikan Kebersamaan Tumbuhkan Persatuan dan Hasilkan Persaudaraan dengan Sportivitas dan Integritas”, Festival Pendidikan Jawa Barat akan ditutup dengan pameran yang akan dilaksanakan pada Rabu s.d. Jum’at, 29 Mei s.d 31 Mei 2024. 

Sosialisasi PPDB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

Sosialisasi PPDB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

Foto oleh Sofwan
Foto Bersama Kick Off PPDB 2024

Kota Bandung, 150524, WK,- Pada Rabu, 15 Mei 2024 telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK/SLB Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Kegiatan bertempat di Hotel West Point Bandung ini diikuti oleh 60 peserta dari beberapa instansi terkait yaitu dari BBPMP Provinsi Jawa Barat, BAN Paud Dikdas Dikmen Jawa Barat, Ombudsman RI perwakilan Jawa Barat, Dinas Pendidikan Kab/Kota se Jawa Barat, dan Kementerian Agama Kab/Kota se Jawa Barat.

Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dr. Deden Saepul Hidayat, S.Pd., M.Pd.

“Kick Off PPDB yang sudah dilaksanakan oleh PJ Gubernur Jawa Barat kemarin bukan hanya untuk jenjang SMA/SMK/SLB saja, tetapi untuk semua jenjang Pendidikan yang ada di wilayah Jawa Barat,” tegas Deden, “semangat menyosialisasikan ini harus dilanjutkan di tingkat Kabupaten/kota,” sambungnya. 

Diundangnya pihak Kemenag Kabupaten/Kota dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk sinkronisasi Madrasah Tsanawiyah jika ingin masuk ke SMA/SMK. Regulasi awal terkait PPDB tertulis pada PP RI No. 17/ 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Pasal 82 ayat 3.Keputusan penerimaan calon peserta didik menjadi peserta didik dilakukan secara mandiri oleh rapat dewan guru yang dipimpin oleh Kepala Satuan Pendidikan. Secara teknis detailnya dilengkapi dengan permendikbud no. 1 tahun 2021 dan Kepsesjen no 47 tahun 2023. (Penulis: Sofwan)

Semangat Membangun UPT Transformatif yang BerAKHLAK

Semangat Membangun UPT Transformatif yang BerAKHLAK

Foto oleh Imanbees
Pertemuan TPI dan Tim ZI WBBM”

Kab. Bandung Barat, 150524, WK,- Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat  menerima kedatangan Tim Penilai Pembangunan Zona Integritas Wilayah Birokrasi, Bersih, dan Melayani (ZI-WBBM) dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang dipimpin oleh Sukatno sebagai ketua tim, dan anggota Vinnie Stephanie, Astrie Nurcahyati, dan Nurbayanti.

Tim penilai yang diterima langsung oleh Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuningsih didampingi Kepala Bagian Umum Mardi Wibowo bersama semua Tim ZI WBBM ini, melakukan penilaian pada Senin s.d. Selasa, 13 s.d. 14 Mei 2024.

“Saat ini BBPMP Provinsi Jawa Barat sedang giat dan semangat membangun UPT Transformatif yang BerAKHLAK,” ujar Sri, “melalui pembangunan Zona Integritas, kami menyadari pelayanan kami ke masyarakat harus lebih baik, inovatif dan memberi inspirasi.”

Tim Penilai Internal (TPI) dari Inspekrorat Jenderal Kemendikbudristek menilai proses Pembangunan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani berjalan di BBPMP Provinsi Jawa Barat. Enam area perubahan meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM aparatur, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas layanan publik menjadi sasaran penilaian. Tim penilai melihat bagaimana kontinuitas yang dilakukan BBPMP Provinsi Jawa Barat pasca diperolehnya predikat ZI WBK, mengingat BBPMP Provinsi Jawa Barat adalah satuan kerja baru, yang merupakan penggabungan LPMP Jawa Barat dan PP PAUD Dikmas Provinsi Jawa Barat yang keduanya telah memiliki predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK).

Hasil penilaian TPI ini nantinya menjadi dasar Kemendikbudristek mengusulkan satuan kerja yang layak diusulkan dan dievaluasi oleh Tim Penilai Nasional dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sehingga teruji kelayakan BBPMP Provinsi Jawa Barat memperoleh predikat ZI WBK/WBBM.

(Penulis: Neni Niawati/Editor: Mutia)

#ZI-WBBM

#BBPMPJabarKAHIJI

Upaya Menjaga Keberlangsungan Kebijakan Merdeka Belajar

Upaya Menjaga Keberlangsungan Kebijakan Merdeka Belajar

Foto oleh Diva
Narasumber, Panitia dan Peserta Kegiatan Penyusunan Alur Konten Program Prioritas

Kota Bandung, 130524, WK,- Merdeka Belajar telah menjadi gerakan bersama yang memberdayakan ekosistem dan mentransformasi pendidikan demi murid-murid Indonesia, telah dirasakan manfaatnya oleh berbagai pihak. Namun, ketika bergantinya Kabinet Indonesia Maju, diperlukan upaya bersama untuk menjaga keberlangsungan gerakan Merdeka Belajar.

Demikian disampaikan Saad Ibrahim, salah satu Tim Komunikasi Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah pada kegiatan Penyusunan Alur Cerita/Substansi Konten Program Prioritas, yang diselenggarakan oleh Tim Kerja 2 Komunikasi dan Publikasi Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan yang diselenggarakan hari Minggu s.d. Selasa, 12 s.d. 14 Mei 2024 ini diikuti oleh tim media BBPMP Provinsi Jawa Barat, konten kreator 14 PDM, serta perwakilan dinas pendidikan dan satuan pendidikan sebagai praktisi media sosial.

Sementara itu Najip Hendra, Kepala Biro B Satu Universe, narasumber lain dalam kegiatan tersebut memberi penekanan tips dan trik agar pesan yang disampaikan melalui konten, adalah pesan yang kuat.

“Suatu konten itu harus berisi pesan yang bernilai penting, menarik dan dikemas dengan desain yang mumpuni” demikian Najip Hendra, ”selain itu, agar pesan tersebut dapat meraih pemerhati yang banyak, sebaiknya ada unsur yang melibatkan orang banyak, pesannya aktual, adanya unsur kedekatan dengan khalayak dan bisa juga diberi unsur human interest nya,” urainya lagi.

Senada dengan hal tersebut Irwan Tarmawan, salah satu dosen DKV Universitas Komputer Indonesia, memaparkan strategi komunikasi di media sosial, beberapa langkah utamanya adalah, menetapkan sasaran, mempelajari target, membuat konten yang relevan dan memperhatikan waktu penayangan.

Kegiatan ini diharapkan menghasilkan empat puluh delapan alur cerita konten Program Prioritas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang harus disusun oleh BBPMP Provinsi Jawa Barat pada tahun 2024 ini salah satunya sebagai upaya menjaga keberlangsungan gerakan Merdeka Belajar.

(Penulis Mutia)

Jalankan PPDB 2024 dengan Penuh Integritas!

Jalankan PPDB 2024 dengan Penuh Integritas!

Foto oleh: Imanbees
Foto Bersama pada Kegiatan Kick Off PPDB 2024

Kota Bandung, 080524,WK,- Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menegaskan tak boleh ada praktik jual beli kursi pada proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2024. Hal itu disampaikan Bey dalam Kick Off PPDB Jabar 2024 di Aula Barat Gedung Sate, Rabu, 8 Mei 2024.

“Saya menekankan betul kepada Kadisdik jangan ada lagi titip-titipan, satu kursi sekian juta saya minta transparan. Masyarakat harus puas dengan proses PPDB 2024 ini,” ujar Bey Machmudin.

Saya titipkan kepada seluruh kepala dinas baik provinsi dan seluruh kabupaten kota termasuk Kantor Cabang Dinas (KCD) untuk mengacu pada suatu aturan yaitu jujur, bersih, transparan, dan akuntabel. Aturan masih sama dengan tahun lalu, tapi saya minta lebih jelas dan lebih tegas ditegakkan, juga jika ada pemalsuan data termasuk yang titip-titip kami akan tegas dengan melibatkan saber pungli,” jelas Bey.

Menurut Bey, semua proses dalam PPDB harus berjalan transparan. Setiap keluhan masyarakat harus dijawab dengan jelas oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

“Jalankan PPDB tahun ini dengan penuh integritas!”, tegas Bey, “kepada orangtua, saya ingatkan jangan percaya pada orang yang berjanji akan membantu untuk memasukkan anak ke sekolah yang dituju,” lanjut Bey, “tahun ini tidak ada titipan yang berlaku,” tegasnya lagi.

Bey menyatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupaya terus memberikan pendidikan yang merata, inklusif dan progresif untuk masa depan generasi penerus bangsa.

Kick off ini juga diisi penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas oleh Ketua DPRD Jabar, Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Panglima Komando Daerah Jayakarta, Kepala Kepolisian Daerah Jabar, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar.

Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas untuk memastikan pelaksanaan PPDB di Jabar berjalan lancar, objektif, transparan, dan akuntabel untuk memastikan hak setiap peserta didik mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas.

Adapun PPDB SMA, SMK, SLB 2024 di Jawa Barat terbagi dalam dua tahap, dimulai pada 3 Juni dan berakhir 9 Juli 2024.

Penulis: Enang

Skip to content