by Tim Media | Apr 24, 2026 | Warta Kiwari
Bandung Barat — Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat mencatat capaian positif dalam penguatan tata kelola kelembagaan melalui perolehan dua penghargaan tingkat nasional pada Penganugerahan Unit Kerja dan Satuan Kerja Terbaik Tahun 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
BBPMP Jawa Barat meraih peringkat kedua pada kategori Unit Pelaksana Teknis dalam penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan nilai 96,50. Selain itu, BBPMP Jabar juga memperoleh peringkat kedua pada kategori Keterbukaan Informasi Publik (KIP) untuk Unit Pelaksana Teknis dengan predikat informatif.
Capaian tersebut menunjukkan konsistensi dalam penguatan sistem kerja yang terukur, transparan, dan berbasis kinerja. Implementasi SAKIP yang optimal menjadi indikator penting dalam memastikan setiap program berjalan efektif dan berdampak, sementara keterbukaan informasi publik mencerminkan komitmen dalam menyediakan akses informasi yang jelas dan akuntabel kepada masyarakat.
Penguatan pada dua aspek ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BBPMP Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Tidak hanya berfokus pada administrasi, tetapi juga pada bagaimana kebijakan dan program dapat dipahami serta dirasakan manfaatnya oleh pemangku kepentingan.
Ke depan, capaian ini menjadi pijakan untuk terus mendorong perbaikan kinerja, inovasi layanan, serta penguatan budaya kerja yang profesional. Dengan demikian, peran BBPMP Jawa Barat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
(Tim media)
by Tim Media | Apr 24, 2026 | Warta Kiwari
Bandung Barat — Upaya percepatan pelaksanaan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas pemerintah daerah. Direktorat PAUD bersama BBPMP Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan bimbingan teknis bagi calon penerima bantuan implementasi program tersebut di wilayah Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 23 April 2026 ini diikuti oleh Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan serta perwakilan Pokja Bunda PAUD dari sejumlah kabupaten dan kota, antara lain Sumedang, Cianjur, Sukabumi, Kota Bogor, Kota Banjar, Kabupaten Bogor, Garut, Purwakarta, Bandung, Kuningan, Subang, Karawang, dan Pangandaran. Keterlibatan peserta dari berbagai daerah ini menjadi bagian dari upaya menyamakan pemahaman dalam pelaksanaan program.
Bimbingan teknis difokuskan pada penguatan pemahaman terkait mekanisme implementasi program, termasuk kesiapan daerah dalam memenuhi persyaratan penerima bantuan. Selain itu, peserta juga didorong untuk mengidentifikasi kebutuhan serta tantangan yang dihadapi di masing-masing wilayah.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah diharapkan mampu mengoptimalkan perencanaan dan pelaksanaan program secara lebih terarah. Kesiapan tersebut menjadi faktor penting dalam memastikan layanan pendidikan prasekolah dapat diakses secara lebih luas dan merata.
Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam mendorong keberhasilan program. Dengan sinergi yang terbangun, implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah diharapkan dapat berjalan lebih efektif sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan sejak usia dini.
(Tim media)
by Tim Media | Apr 24, 2026 | Warta Kiwari
Bandung Barat — BBPMP Provinsi Jawa Barat terus melakukan penguatan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik melalui kegiatan pendampingan pengisian instrumen Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.
Pendampingan difokuskan pada peningkatan pemahaman teknis dalam pengisian instrumen evaluasi, sehingga setiap unit kerja mampu menyajikan data yang akurat dan sesuai dengan indikator yang ditetapkan. Proses ini menjadi penting untuk memastikan hasil evaluasi dapat mencerminkan kondisi layanan secara objektif.
Selain itu, kegiatan ini juga mendorong penguatan sistem evaluasi mandiri di lingkungan BBPMP Jabar. Dengan evaluasi yang lebih terstruktur, setiap unit kerja diharapkan mampu mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan serta menyusun langkah perbaikan yang lebih tepat sasaran.
Upaya ini sejalan dengan komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Evaluasi yang dilakukan secara konsisten menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Melalui langkah ini, BBPMP Jabar terus mendorong peningkatan kinerja layanan publik agar lebih responsif dan adaptif, sekaligus memastikan standar pelayanan yang diberikan dapat memenuhi harapan masyarakat.
(Tim media)