Kabupaten Purwakarta – BBPMP Provinsi Jawa Barat gelar Training Center Gala Siswa Indonesia (TC GSI) Tingkat Provinsi Jawa Barat mulai tanggal 4-15 Oktober 2023 bertempat di Green Garden Sport Center Kabupaten Purwakarta. Peserta TC ini adalah pemenang lomba GSI tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 yaitu Kabupaten Purwakarta dan beberapa pemain terbaik dari Tim GSI Kabupaten/Kota yang dilaksanakan pada tanggal 9-12 Agustus 2023 di lapang sepak bola Pusdikpom dan Pusdikjas Cimahi.
Kekuatan tim berjumlah 18 orang siswa SMP yang berasal dari Kontingen juara 1 Kabupaten Purwakarta (11 orang), pemain terbaik dari Kota Bandung (4 orang), Kota Bogor (2 orang), Kota Cimahi (1 orang).
GSI merupakan wadah bagi peserta didik dalam menumbuhkembangkan minat dan bakat dalam bidang sepak bola, melalui pembinaan kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Perhelatan GSI Tahun 2023 ini diawali dengan seleksi tingkat Kecamatan, seleksi tingkat Kabupaten/Kota dan pertandingan tingkat Provinsi. Sedangkan pertandingan tingkat Nasional akan dilaksanakan pada tanggal 17-21 Oktober di Kabupaten Bogor.
Rangkaian kegiatan TC GSI ini dimulai dari tes awal, Teknik (passing receiving), Daya Tahan Umum (DTU), Set Play Counter Attack, Teknik and Taktik Counter Advance and Solo. Selain itu ada uji coba pertandingan di Lapangan Bogor Asiop pada tanggal 11 Oktober 2023 dan Lapangan Uni Bandung pada tanggal 14 Oktober 2023.
Selama mengikuti TC GSI, pelatih berkoordinasi dengan wali kelas agar siswa tetap dapat mengikuti kegiatan belajar. Hal ini disampaikan oleh Pelatih GSI Ari Ardani dan peserta TC GSI, salah satunya Andika Putra Pamungkas peserta TC GSI dari SMPN 15 Kota Bogor, “selama mengikuti TC GSI saya tetap mengikuti kegiatan belajar, materinya dari youtube dan tugasnya dikirim melalui whatsapp.”, ujar Andika. Dengan adanya koordinasi antara pelatih dan wali kelas tersebut, selama mengikuti TC GSI siswa tidak ketinggalan materi pelajaran yang dilaksanakan di sekolah.
Tim GSI Provinsi Jawa Barat tergabung ke dalam grup D yang nantinya akan bertanding dengan Tim Provinsi Sumatera Barat, Papua Tengah, dan Sulawesi Tenggara. “Harapannya, bisa juara GSI Tingkat Nasional, dan anak-anak ada yang masuk menjadi Timnas Indonesia.” Ungkap Ari Wardani dalam wawancara pada hari Kamis, 12 Oktober 2023 di Green Garden Sport Center. Semoga Tim GSI Provinsi Jawa Barat meraih juara dan dapat mewujudkan Jabar Juara GSI Tingkat Nasional Tahun 2023.
Gala Siswa Indonesia Tahun 2023, Merdeka Berprestasi, Talenta Menginspirasi.
Malang, 15 Oktober 2023 – Webinar Strategi Pemanfaatan Buku Bacaan Bermutu untuk Memperkuat Literasi yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di SDN Lesanpuro 2, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (14/10), mengundang perhatian dari berbagai kalangan. Acara ini dilaksanakan secara hibrida (daring dan luring) yang berfokus pada penguatan literasi peserta didik dalam mendukung visi Merdeka Belajar.
Tujuan webinar ini adalah untuk menggali literasi peserta didik termasuk mereka yang berkebutuhan khusus. Peserta didik berkebutuhan khusus memerlukan perhatian khusus untuk mengasah keterampilan literasi mereka. Oleh karena itu, guru, kepala sekolah, serta siswa dari jenjang SD, Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN), dan SMP yang turut hadir dapat saling berbagi pengalaman inspiratif yang menambah semangat berliterasi.
Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK), Kemendikbudristek, Aswin Wihdiyanto, memotivasi para peserta. Ia menggarisbawahi peran literasi sebagai tangga menuju peningkatan mutu pendidikan. “Literasi adalah tangga menuju peningkatan mutu pendidikan, dan buku adalah anak tangga yang mengantar kita ke dunia baru pengetahuan. Dalam webinar ini, kita bisa sama-sama belajar bagaimana memanfaatkan buku bacaan bermutu untuk memperkuat literasi,” ujarnya di Malang, pada Sabtu (14/10).
Aswin Wihdiyanto menekankan bahwa memanfaatkan buku bacaan berkualitas adalah kunci untuk perjalanan literasi yang kuat dan berkelanjutan. Selain itu, buku juga dapat membuka jendela menuju kemerdekaan dalam belajar. “Memanfaatkan buku bacaan bermutu untuk memperkuat literasi adalah jendela menuju kemerdekaan dalam belajar,” tambahnya.
Plt. Direktur PMPK juga mengungkapkan keyakinannya bahwa visi Merdeka Belajar bukanlah impian yang jauh dari kenyataan. Ia mengajak semua peserta untuk bersama-sama menjelajahi dunia literasi dengan tekad dan semangat. Melalui upaya bersama, seperti memilih buku dengan bijak, berbagi pengetahuan, menjadikan membaca sebagai kebiasaan, dan mengaplikasikan pelajaran dalam kehidupan sehari-hari; dinilai Aswin sebagai langkah yang tepat untuk menciptakan generasi unggul.
“Sebuah buku adalah lebih dari sekadar kertas berisi kata-kata. Ini adalah kunci untuk membuka dunia yang tak terbatas, sebuah dunia di mana kita terus belajar, tumbuh, dan berkembang,” urainya di hadapan hadirin di antaranya adalah Kepala Subbagian Tata Usaha, BBPMP Provinsi Jawa Timur, BBGP Provinsi Jawa Timur, serta narasumber dari Universitas Negeri Malang dan praktisi pendidikan dari D. I Yogyakarta.
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Laman: kemdikbud.go.id Twitter: twitter.com/Kemdikbud_RI Instagram: instagram.com/kemdikbud.ri Facebook: facebook.com/kemdikbud.ri Youtube: KEMENDIKBUD RI Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikbud.go.id
Purwakarta (14/6/23), Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuningsih meninjau pelaksanaan Program Arboretum Bambu di Sekolah Dasar Negeri 2 Cikopo Kecamatan Bungursari di Kabupaten Purwakarta, pada Selasa 14 Juni 2023.
“Program ini menjadikan sekolah tidak hanya sebagai sarana belajar secara akademis, namun juga menjadi sarana literasi lingkungan,” ujar Sri Wahyuningsih,” sarana arboretum ini mengajarkan kepedulian terhadap alam,” urai beliau lagi,”rasa syukur atas yang diberikan alam, dapat dimaknai dengan menjaga alam tersebut,” lanjutnya.
Selain hal tersebut, terlaksananya program arboretum melalui kolaborasi bersama stakehoder di Kabupaten Purwakarta, menunjukkan kerjasama yang baik antara sekolah, dinas pendidikan dan masyarakat.
“Harapannya dengan kerjasama yang baik ini, program arboretum dapat mengakselerasi untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” pungkas beliau.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purwakarta menyatakan, “Arboretum bambu adalah sebuah kawasan yang dikembangkan sebagai upaya penangkaran dan pelestarian berbagai macam jenis bambu yang bertujuan untuk kepentingan konservasi, perbaikan kualitas lingkungan maupun sebagai sarana pendidikan bagi masyarakat,” urai Purwanto,”ini adalah upaya melakukan transformasi pendidikan dengan menanam bambu di kawasan sekolah sehingga menjadi peradaban di Indonesia.”
Arboretum Bambu merupakan salah satu gerakan dari Tatanen di Bale Atikan (TDBA), yang merupakan pengembangan dari kurikulum yang berorientasi pada tumbuhnya kesadaran ekologis bagi seluruh warga sekolah supaya memiliki kepekaan terhadap berbagai upaya menciptakan kelestarian lingkungan.
Adapun alasan SDN Cikopo 2 menjadi kawasan konservasi berbasis arboretum bambu selain karena memiliki lahan yang cukup luas yakni 11.540 m2, sekolah ini juga berdekatan dengan kawasan Industri, sehingga pengembangan kawasan arboretum bambu sangat diperlukan sebagai ruang terbuka hijau yang akan menopang kelangsungan ekosistem yang ada disekitarnya.
“Sampai saat ini sudah ditanam 115 pohon bambu dari 43 jenis bambu baik dari luar maupun dalam negeri, di sini,” ungkap Purwanto lagi
Program ini merupakan sebuah respon dari berbagai tantangan yang terjadi secara global saat ini, Untuk itu melalui program TDBA seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Purwakarta berkomitmen untuk mengelola sampah secara mandiri, mengkonservasi dan mengelola sumber daya air, serta memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai kebun belajar yang ditanami berbagai jenis tumbuhan.
Kurikulum yang dikembangkan berupaya memadukan pertumbuhan pengetahuan dan perkembangan karakter peserta didik dengan pertumbuhan kompetensi dan keterampilan sehingga setiap proses pembelajaran yang dilalui dapat menghasilkan sebuah produk serta kecakapan baru.
Dalam perkembangannya, program Tatanen di Bale Atikan selain berhasil mengubah wajah lingkungan sekolah menjadi lebih hijau dan lestari, juga telah berhasil menghasilkan berbagai macam produk kreatif hasil karya guru dan siswa, mulai dari berbagai olahan makanan dan minuman sehat, sayuran organik, produk kecantikan, hingga produk dibidang fashion.
Kegiatan penanaman pohon bambu tersebut selain dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto dan Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat juga turut hadir diantaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ketua HIMPI Purwakarta, Perwakilan dari Perhotelan yang ada di Kabupaten Purwakarta, Perwakilan dari Bank Jabar, Camat Purwakarta dan Camat Bungursari.
Penulis : Enang Komala (tim media BBPMP Jawa Barat)
Kota Bandung – Tim PIC PMO PDM 11 Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat mengikuti kegiatan Jalan Sehat yang diselenggarakan di Sasana Sport Jabar, Arcamanik Bandung pada Minggu, 21 Mei 2023.
Acara Jalan Sehat yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Bulan Merdeka Belajar oleh gabungan beberapa Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang berlokasi di Jawa Barat ini, sangat mendukung Kampanye Sekolah Sehat.
Bagaimana tidak, pembiasaan jalan kaki adalah upaya sederhana, namun bila dilakukan secara rutin dapat mewujdkan manusia yang sehat secara fisik. Manusia yang sehat secara fisik, menurut panduan Kampanye Sekolah Sehat adalah manusia yang memiliki organ tubuh yang berfungsi baik dan normal, tanpa keluhan, serta memang secara kasat mata tidak tampak sakit. Manusia yang sehat secara fisik adalah manusia yang memiliki badan yang sehat dan bugar.
PIC PMO PDM 11 BBPMP Provinsi Jawa Barat, bertekad sebelum melakukan advokasi dan pendampingan ke pemerintah daerah mengenai sekolah sehat, timnya memiliki tubuh dan sehat bugar terlebih dahulu. Salah satunya dengan mengikuti kegiatan Jalan Sehat ini.
Harapannya dengan menjadi manusia yang sehat secara fisik, PIC PMO PDM 11 dapat menjadi pionir dalam mewujudkan tujuan dari Kampanye Sekolah Sehat, yaitu meningkatnya kualitas kesehatan fisik seluruh ekosistem dan warga satuan pendidikan di Jawa Barat khususnya dan di Indonesia pada umumnya.
Ade Sunawan (PMO/Koordinator PDM 11 UPT BBPMP Jabar, kiri) dan Ading Mulyadi (Lead PDM 11 UPT BBPMP Jabar, kanan) pada Jalan Sehat menyambut Hardiknas, 21 Mei 2023.
Kota Bandung – Tim PIC PMO PDM 11 Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat mengikuti kegiatan Jalan Sehat yang diselenggarakan di Sasana Sport Jabar, Arcamanik Bandung pada Minggu, 21 Mei 2023.
Acara Jalan Sehat yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Bulan Merdeka Belajar oleh gabungan beberapa Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang berlokasi di Jawa Barat ini, sangat mendukung Kampanye Sekolah Sehat.
Bagaimana tidak, pembiasaan jalan kaki adalah upaya sederhana, namun bila dilakukan secara rutin dapat mewujdkan manusia yang sehat secara fisik. Manusia yang sehat secara fisik, menurut panduan Kampanye Sekolah Sehat adalah manusia yang memiliki organ tubuh yang berfungsi baik dan normal, tanpa keluhan, serta memang secara kasat mata tidak tampak sakit. Manusia yang sehat secara fisik adalah manusia yang memiliki badan yang sehat dan bugar.
PIC PMO PDM 11 BBPMP Provinsi Jawa Barat, bertekad sebelum melakukan advokasi dan pendampingan ke pemerintah daerah mengenai sekolah sehat, timnya memiliki tubuh dan sehat bugar terlebih dahulu. Salah satunya dengan mengikuti kegiatan Jalan Sehat ini.
Harapannya dengan menjadi manusia yang sehat secara fisik, PIC PMO PDM 11 dapat menjadi pionir dalam mewujudkan tujuan dari Kampanye Sekolah Sehat, yaitu meningkatnya kualitas kesehatan fisik seluruh ekosistem dan warga satuan pendidikan di Jawa Barat khususnya dan di Indonesia pada umumnya.