Bandung – Program Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran gelombang ketiga di Jawa Barat diikuti ratusan guru lintas jenjang dan menandai selesainya rangkaian pelatihan yang menyasar ribuan satuan pendidikan. Kegiatan yang berlangsung di 21 Tempat Praktik Kegiatan (TPK) ini melibatkan 820 guru dari PAUD, pendidikan kesetaraan, SD, SMP, hingga SMA yang sebelumnya belum pernah mengikuti pelatihan serupa.
Pelaksanaan gelombang terakhir tersebut sekaligus menuntaskan target program digitalisasi pembelajaran di 3.000 satuan pendidikan se-Jawa Barat. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman kebijakan digitalisasi pendidikan, pemanfaatan perangkat pembelajaran interaktif (IFP), serta penggunaan platform Rumah Pendidikan dan fitur ruang murid untuk mendukung proses belajar berbasis teknologi.
Selain materi konseptual, kegiatan juga menekankan praktik langsung penggunaan perangkat dan aplikasi pembelajaran. Guru dibagi dalam kelompok untuk mencoba berbagai skenario pemanfaatan teknologi di kelas, termasuk penyusunan bahan ajar digital. Pendekatan berbasis praktik ini dimaksudkan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menerapkannya dalam pembelajaran sehari-hari.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari dinas pendidikan kabupaten/kota, pegiat digital daerah, serta tim BBPMP Jawa Barat. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat dukungan teknis di tingkat daerah sekaligus mempercepat adopsi pembelajaran digital di sekolah. Guru peserta juga didorong menularkan keterampilan yang diperoleh kepada rekan sejawat di sekolah maupun satuan pendidikan sekitar.
BBPMP Jawa Barat menargetkan dampak berkelanjutan melalui pendampingan hingga Mei 2026. Pemantauan dilakukan secara daring untuk memastikan penggunaan perangkat interaktif dan praktik pembelajaran digital berjalan sesuai rencana tindak lanjut yang telah disusun peserta. Pendekatan ini diarahkan agar transformasi pembelajaran berbasis teknologi tidak berhenti pada pelatihan, tetapi menjadi praktik rutin di sekolah.
(Tim media)