Jakarta — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis komputer untuk siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP di seluruh Indonesia disebut telah memasuki tahap akhir persiapan. Pemerintah memastikan bahwa berbagai aspek teknis telah disiapkan, sehingga pelaksanaan tinggal menunggu jadwal yang telah ditentukan.
Dari sisi infrastruktur, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyiapkan solusi bagi sekolah yang belum memiliki fasilitas komputer. Sekolah-sekolah tersebut diarahkan untuk bekerja sama dengan satuan pendidikan lain yang memiliki sarana memadai, sehingga seluruh peserta didik tetap dapat mengikuti tes tanpa kendala berarti.
“Sekolah-sekolah yang tidak atau belum punya komputer kita atur sedemikian rupa supaya bisa pinjam di sekolah lain yang tidak menyelenggarakan TKA,” ujar Mendikdsmen
Pemerintah juga menegaskan bahwa TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa. Penilaian dalam tes ini difokuskan pada dua mata pelajaran utama, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika, sementara aspek penilaian lainnya tetap menjadi kewenangan masing-masing sekolah. Hal ini diharapkan dapat mengurangi tekanan berlebihan pada siswa maupun orang tua.
Dalam pelaksanaannya, prinsip kejujuran menjadi perhatian utama. Pemerintah menegaskan bahwa segala bentuk kecurangan akan ditindak tegas, termasuk pemberian sanksi berupa pembatalan nilai. Untuk itu, pengawasan dilakukan secara ketat guna memastikan proses berjalan adil dan transparan.
Selain aspek teknis dan pengawasan, kondisi psikologis siswa juga menjadi perhatian. Peserta didik didorong untuk mengikuti tes dengan perasaan tenang dan percaya diri agar dapat mengerjakan soal secara optimal. Dengan dukungan prosedur operasional yang jelas, pelaksanaan TKA diharapkan berjalan lancar serta mampu mencerminkan kemampuan akademik siswa secara objektif.
(berita ini telayang tayang di https://kemendikdasmen.go.id/siaran-pers/14982-mendikdasmen-persiapan-tka-berbasis-komputer-telah-mencapai-tahap-akhir )