Bandung Barat  — Upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman terus diperkuat melalui pendampingan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman oleh BBPMP Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap daerah memiliki mekanisme yang jelas dalam mengelola lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan peserta didik.

Pendampingan yang dilaksanakan pada Senin, 20 April 2026 ini melibatkan perwakilan pemerintah daerah dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat, termasuk unsur dinas pendidikan dan perangkat daerah terkait. Keterlibatan berbagai pihak ini penting untuk memastikan kebijakan yang disusun dapat diimplementasikan secara terintegrasi di tingkat daerah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan materi terkait konsep dan implementasi budaya sekolah yang aman dan nyaman. Selain itu, pembahasan juga diarahkan pada langkah konkret yang perlu dilakukan daerah, termasuk penyusunan rencana tindak lanjut serta mekanisme pembentukan Pokja di masing-masing wilayah.

Pendampingan ini tidak hanya berfokus pada pemahaman konsep, tetapi juga mendorong kesiapan administratif dan teknis. Pemerintah daerah diharapkan dapat segera menyusun Surat Keputusan pembentukan Pokja sebagai dasar pelaksanaan program, serta memastikan dokumen tersebut terintegrasi dalam sistem yang telah disediakan.

Melalui langkah ini, pembentukan budaya sekolah yang aman dan nyaman diharapkan tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata di satuan pendidikan. Lingkungan belajar yang kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan  secara berkelanjutan.

(Tim media)