Indramayu – Program revitalisasi sekolah yang dijalankan pemerintah memberikan perubahan signifikan bagi lingkungan belajar di UPTD SMP Negeri 3 Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Pembenahan ruang kelas, peningkatan fasilitas, serta penyediaan perangkat pembelajaran digital turut menciptakan suasana belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kebutuhan peserta didik maupun pendidik..

Kepala UPTD SMPN 3 Sliyeg, Rahmat Hidayat, M.Pd., menyampaikan bahwa program revitalisasi memberikan dorongan besar bagi peningkatan kualitas pembelajaran.

 “Program revitalisasi menghadirkan kenyamanan bagi siswa dalam belajar. IFP juga memudahkan guru menyampaikan materi, serta Program Makanan Bergizi Gratis menjadikan siswa lebih sehat dan siap belajar,” ujarnya.

Peningkatan mutu fasilitas turut dirasakan langsung oleh para tenaga pendidik. Guru SMPN 3 Sliyeg, Muhammad Fajri Yusuf, S.Pd., menilai ruang-ruang baru yang kini dimiliki sekolah membuat kegiatan belajar mengajar jauh lebih optimal.

“Dengan ruangan yang baru, kami bisa mengajar dengan aman, nyaman, dan menyenangkan. Fasilitas lengkap dan adanya IFP sangat membantu membuat pembelajaran lebih interaktif,” jelasnya.

Tidak hanya guru, para siswa pun menunjukkan antusiasme tinggi terhadap perubahan ini. Murid kelas VIII, Bagus Maulana Rifai, mengungkapkan kegembiraannya.

 “Kami senang sekolah sudah diperbaiki. Sekarang bisa belajar di perpustakaan yang nyaman, toiletnya bersih, bisa cuci tangan sebelum makan, dan kami mendapatkan makanan bergizi gratis setiap hari. Jadi lebih semangat menuntut ilmu,” katanya.

BBPMP Provinsi Jawa Barat berharap revitalisasi ini dapat menjadi contoh transformasi sekolah yang berkelanjutan. Melalui kerja sama dan kepedulian semua pihak, pendidikan yang aman, nyaman, dan bermutu diyakini dapat diwujudkan untuk seluruh peserta didik di Jawa Barat.

(Tim media)