BBPMP Provinsi Jawa Barat Tekankan Integritas dan Ketahanan Diri Jelang Ramadhan
Bandung Barat – Menjelang Ramadhan 1447 H, BBPMP Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan di A ula Tangkuban Parahu, Rabu (18/2). Kegiatan ini diarahkan sebagai penguatan kesiapan pribadi dan lingkungan kerja dalam menyambut bulan puasa, terutama melalui pembiasaan nilai integritas, kebersihan hati, serta ketahanan fisik dan mental dalam menjalankan ibadah dan tugas sehari-hari.
Dalam materi yang disampaikan, peserta diajak memahami bahwa kualitas diri tidak hanya ditopang aspek fisik, tetapi juga dimensi mental (insaniah), pengalaman hidup (historis), dan lingkungan sosial (nasiah). Lingkungan kerja yang saling mendukung dinilai berperan penting membentuk kebiasaan positif dan kerja sama tim. Pesan yang ditekankan, kinerja tidak dapat dibangun secara individual, melainkan membutuhkan kolaborasi yang sehat dan saling menguatkan.
Aspek penyucian jiwa juga menjadi fokus, yakni upaya membersihkan hati melalui pengendalian lisan, pikiran, dan perilaku. Nilai ini dikaitkan langsung dengan integritas, yang dipandang lahir dari hati yang terjaga. Ibadah puasa dimaknai bukan sekadar menahan diri secara fisik, tetapi juga proses pengendalian diri yang berdampak pada konsistensi perilaku.
Pada sesi diskusi, dibahas juga pentingnya menjaga stamina spiritual dan suasana kerja yang kondusif. Pembiasaan dinilai perlu dilakukan berulang melalui pengingat bersama, aktivitas kolektif, serta kepemimpinan yang memberi teladan. Konsistensi ibadah selama Ramadhan juga ditekankan melalui langkah bertahap, mulai dari melawan rasa malas, menyesuaikan kemampuan diri, hingga membangun kebiasaan selama beberapa pekan agar menjadi rutinitas.
Peserta juga berbagi pandangan mengenai praktik ibadah seperti tarawih dan tilawah Al-Qur’an. Penekanannya pada fleksibilitas sesuai kondisi masing-masing, baik di rumah maupun di masjid, serta membaca Al-Qur’an dengan cara yang paling memungkinkan untuk dijaga keberlanjutannya. Pendekatan ini menempatkan kualitas dan keberlanjutan ibadah sebagai tujuan utama, bukan sekadar kuantitas.
Melalui Tarhib Ramadhan, BBPMP Provinsi Jabar mendorong pegawai menyambut bulan puasa dengan kesiapan yang lebih utuh, baik secara spiritual maupun profesional. Kesiapan tersebut diharapkan tercermin dalam integritas kerja, ketahanan pribadi, serta budaya kerja kolaboratif yang tetap terjaga selama Ramadhan.
(Tim media)